Menkop UKM RI: Digitalisasi Mampu Mendorong UMKM Naik Kelas | HAI MEDIA


HAIMEDIA.ID, Jakarta – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) RI Teten Masduki mengatakan, digitalisasi telah mampu mendorong UMKM untuk naik kategori dan mengembangkan usahanya ke level yang lebih tinggi.

“Saya mulai tumbuh, karena permintaan pasarAda. Menurut saya UMKM memiliki pengalaman yang luar biasa, dari satu krisis ke krisis lainnya, mereka mampu beradaptasi dan berinovasi produk, di antaranya mereka pindah ke On lineMenteri Koordinator Bidang Usaha Kecil dan Menengah, Tan, mengatakan dalam talkshow virtual, Senin 14/6/2020 M.

Lebih lanjut, Menko UKM mengatakan, selama pandemi terjadi peningkatan jumlah pelaku usaha kecil dan menengah yang sudah terkoneksi dengan ekosistem digital. Ia menjelaskan, sebelum merebaknya pandemi COVID-19, hanya Indonesia yang memiliki hampir 8 juta UMKM yang terkoneksi melalui internet. Namun, hingga Mei 2021, setidaknya ada 13,5 juta UMKM (naik 21 persen) melakukan digitalisasi.

Melihat hal tersebut, pemerintah menargetkan pada 2024 setidaknya ada 30 juta pelaku UMKM di dalamnya. di dalam pesawat pada platform digital.

Namun, dia tidak memungkiri bahwa ada beberapa hal yang menjadi tantangan bagi UMKM untuk mulai bertransformasi dan mengintegrasikan usahanya ke dunia digital.

“Di usaha kecil, tantangan pertama adalah literasi digital. Ini memang ada solusinya, yaitu dengan bantuan distributor Membantu usaha mikro, kecil dan menengah yang masih terkendala masalah literasi digital dan jumlah SDM yang (tertarik) dalam produksi dan penjualan On line Menteri Teten menjelaskan pergerakan mereka cepat.

Menurutnya, masalah kedua adalah kapasitas produksi. Jika UMKM akhirnya masuk ke pasar yang besar, tentu diperlukan berbagai penyesuaian, termasuk kapasitas dan ketersediaan, serta layanan digital yang memudahkan penjual dan pembeli.

“Sekarang ada platform lokal dengan penjualan tinggi di media sosial. Ada juga aplikasi yang membantu untuk mendorong, Logistik penjualan di media sosial. Ini adalah tahap pertama sebelum memasukinya perdagangan elektronik Ini (kapasitas) terbesar.”

Selain itu, adalah kualitas produk dan daya saing. Menurut Menko UKM, meski banyak produk UMKM yang berkualitas baik, produsen harus mulai memikirkan bagaimana menjangkau pasar global. Misalnya dengan mengikuti pelatihan yang berkaitan dengan packaging even Merek Dagang produk, sehingga nantinya produk UMKM dapat bersaing secara luas dan dapat diekspor ke luar negeri.